Rabu, 20 Juni 2018

Melepaskan Untuk Menjaga Diri

Melepaskan Untuk Menjaga Diri
……
Bagaimana jika teman-teman punya kecenderungan sama seseorang ?
……
Yang jadi masalah ketika ditanya kapan target nikah ? jawabnya 5 tahun lagi. Padahal aktualisasi cinta pada lawan jenis itu hanya dalam pernikahan, nah 5 tahun mau ngapain ?
Kejar impian ? memantaskan diri ?
Banyak banget nanti waktu yang keganggu, jadi lebih baik ga usah!
Lalu apa yang harus dilakukan ? sebelum terjerumus dan menyesal, bukan saja sekedar mengubur impian diri sendiri, mungkin saja mengubur impian keluarga.
Sebelum terjerumus segera putuskan untuk melepaskan. Katakan sama dia, saya target nikahnya 5 tahun lagi, lebih baik kita fokus saja memantaskan diri, saya masih kejar impian, kamupun masih ingin kejar impian, ya udah sama-sama memantaskan diri, perdalam ilmu agama, kejar impian, fokus kejar impian kita, nanti 3 sampai 5 tahun lagi kita akan bertemu kita melihat posisi kita dimana, kondisi kita seperti apa kalau misalkan berjodoh Allah akan satukan kita.
Tapi kalau seandainya tidak maka Allah akan pertemukan kamu dengan seseorang yang lebih baik dari ku dan aku akan dipertemukan oleh Allah dengan seseorang yang lebih baik dari mu.
Itu adalah dua opsi yang mungkin saja terjadi. Tidak perlu menjanjikan karena biasanya saling menjanjikan  itu menjadi ujung masalah ketika salah satu pihak berubah hatinya.
………
Ga ada yang menjamin hati kita atau hati keduanya masih sama atau berubah, dan ketika berubah nanti ada salah satu pihak yang tersakiti.
………
Tak perlu ada ikatan apapun antara kita, kita ga perlu saling menunggu. Kita hanya perlu belajar saling melepaskan dan menerima ketentuan Allah.
Setelah itu kita fokus memantaskan diri biarkan skenario Allah yang berjalan.
Ketika kita pasrah seperti itu, kita punya ketenangan hati yang luar biasa nantinya.
Meskipun nyesek nantinya, meskipun diawal-awalnya nyesek ia, nyesek! Tapi, itu hanya diawal. Ketika kita jalani prosesnya, kita mendekat sama Allah, kita fokus ke target-target yang ingin kita capai, akhirnya waktu yang akan membentuk diri kita dalam keadaan tenang dan yakin, satu titik Allah berikan apa yang kita minta dan kesabaran kita berbuah manis.

Kita menikah dengan orang yang tepat disaat yang tepat bisa orang dari masa lalu kembali atau dipertemukan dengan seseorang yang lebih baik, jadi dua opsi itu.

-dikutip dari

[Cinta PosiTips #VLOG] Melepaskan Untuk Menjaga Diri - Kang Abay https://www.youtube.com/watch?v=gWyWuthIIHs&list=PLZb6i647IV9q8_widMREKyMNriGj13Vma

Senin, 22 Januari 2018

Halaqah Cinta - Ketika Muslimah Jatuh Cinta

pict by Hamasah_Project from video painting on youtube 

Ribuan malam menatap bintang dan harapan
Dan ribuan siang menahan terik penantian
Mungkin Tuhan ingin Kita sama-sama tuk mencari
Saling merindukan dalam do'a-do'a mendekatkan jarak Kita

Tuhan pertemukan Aku dengan kekasih pilihan
Seseorang yang mencintai-Mu mencintai rasul-Mu
Di Multazam ku meminta

Ribuan pagi menatap terbit matahari
Dan ribuan senja menahan gemuruh di dada

Mungkin Tuhan ingin Kita sama-sama tuk mencari
Saling merindukan dalam do'a-do'a mendekatkan jarak Kita

Tuhan pertemukan Aku dengan kekasih pilihan
Seseorang yang mencintai-Mu mencintai rasul-Mu
Di Multazam ku meminta

Hingga malaikatpun tersenyum mendo'akan Kita
Menguatlah keyakinan dihati

Tuhan pertemukan Aku dengan kekasih pilihan
Seseorang yang mencintai-Mu mencintai rasul-Mu
Di Multazam ku meminta

Tuhan persatukan Aku dengan kekasih pilihan
Seseorang yang kan menemaniku menuju surga-Mu

Halaqah cinta Tempat hati bertemu
Halaqah cinta Tempat hati bersatu

Lirik : Kang Abay

Ketika Muslimah Jatuh Cinta – tulisan ini saya ketik ulang dari instagram storynya teh @shellypurnama 11/01/18 in syaa Allah tanpa perubahan, mudah-mudahan bermanfaat. 😊

Dear Shalihah
Manusia, punya rasa cinta itu normal 😄 Tau kenapa ? Karena Allah menciptakan potensi kehidupan (Al-Gharizah). Salah satu bentuk dari gharizah itu adalah gharizatun nau’ (naluri/cinta/kasih sayang). Sebagai penampakan dari naluri ini, manusia memiliki kecenderungan rasa keibuan, cinta pada anak-anak, cinta pada orang tua, cinta pada orang lain, ya segala cinta-cintaan deh pokoknya.
💕Jika kebutuhan al gharizah itu tidak terpenuhi maka akan menimbulkan perasaan gelisah pada manusia. Itu fitrahnya.

Umumnya yang salah bukan rasa cinta itu sendiri, tapi bagaimana mengelola rasa itu yang sering keliru. Terutama rasa terhadap lawan jenis (perempuan dengan laki-laki), atau trendnya sering disebut dengan serangan virus merah jambu. Keliru gimana sih ?

Banyak yang bilang, “aku cinta dalam diam koook, kan itu syar'i” bener nih ? 😉 
diam yang bagaimana ?
Diam-diam stalking, diam-diam menghayalkan, diam-diam pengen chatting. Hayooo ngaku, gitu gak ? Hehehe

Nah ini nih kesalahan yang sering banget dilakukan muslimah. Konsepnya udah bener gak mau mengumbar perasaan sembarangan tapi suka gak dikendalikan saat seharusnya perasaan itu bisa meredam malah membuncah. Akhirnya yang terjadi apa ? Galau..gak siap kalo ternyata si dia yang diam-diam kamu cintai malah Allah jodohkan dengan orang lain. Sampe bisa muncul istilah “galauers berat”.
Kok bisa ??

Iya.. kadang kamu tuh ukh.. suka dibikin ribed sendiri siiih.. biasanya rasa cinta muncul karna ulah diri sendiri. Koko karena ulah diri sendiriii?? Loh iya dong.. karena kamu gagal nutup celah penyebab jatuh cinta. Contohnya kayak apa ?

-     ⃟ Komunikasi terlalu intens
-     ⃟ Selalu ngepoin apapun tentang dia, mulai akun instagramnya, facebooknya, twitternya atau yang lebih niat sampe nyolong fotonya, gimana ga kebayang coba?

Terus apalagi sih yang biasanya bisa bikin kamu galau berat ?

Mungkin karena kamu belum sepenuhnya mengandalkan Allah.

Cinta itu adanya di dalam hati, sedangkan kunci hati adalah iman. Ketika kamu bisa menyimpan dan menjaga kunci itu dengan baik, in syaa Allah jadi ga gampang galau lagi. Karena iman membawa rasa padaNya. Saat kamu sudah sadar dengan konsep itu, maka kamu akan yakin bahwa skenario cintamu Allah yang mengendalikan, sedangkan kamu hanya pemain yang menerima ending dari kisah yang di rancang Allah. Dengan begitu hati akna lebih tenang, siapapun jodohmu nanti, pasti kamu akan merasakanitulah yang terbaik dari Allah. Dicintai oleh orang yang kita cintai itu indah tapi mencintai takdir Allah itu anugrah, karena memang ga mudah. Ya manusia mah pengennya dicintai sama yang kita cintai ðŸ˜Ž itu mah semua orang juga mau. 😂

Melepaskan Untuk Menjaga Diri

Melepaskan Untuk Menjaga Diri …… Bagaimana jika teman-teman punya kecenderungan sama seseorang ? …… Yang jadi masalah keti...